Pages

Tampilkan postingan dengan label lingkungan hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lingkungan hidup. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juni 2011

Instalasi Pengolahan Air Limbah


Limbah dan sampah masih merupakan masalah yang ada di kalangan masyarakat. Bahkan pemerintah sendiri pun masih mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah pembuangan maupun tempat penampungan sampah ataupun limbah itu sendiri. 
Belum lagi gaya hidup dan kebiasaan masyarakat yang sudah menjadi tradisi yaitu suka “ membuang sampah sembarangan “ sangat sulit dikembalikan menjadi suatu kebiasaan yang baik.
Tujuan pembuatan instalasi air limbah
Kegiatan ini bertujuan untuk membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sederhana dengan tujuan mengurangi beban pencemaran lingkungan.
  • Instalasi ai limbah terdiri dari 4 bagian kolam yaitu :
  1.  Kolam persiapan
  2. Kolam penyaringan padatan
  3. Kolam kelok
Kolam control
. Kolam persiapan
                Yaitu kolam yang dimaksudkan untuk mengkondisikan aliran air yang akan memasuki IPAL. Selain itu, kolam persiapan ini juga berfungsi sebagai aliran silang. Apabila IPAL sedang tidak berfungsi maka aliran air limbah akan langsung dibuang tanpa diolah melalui pipa.
Kolam penyaringan padatan
                Yaitu kolam yang berfungsi untuk menyaring padatan-padatan agar tidak menempel di batubata karena dapat mengganggu proses dekomposisi. Kolam kelok yang berisi batubata dan merupakan media tempat tumbuhnya bakteri aerob merupakan tempat terjadinya dekomposisi (peruraian) limbah organik oleh bakteri
Kolam kelok
                Yaitu kolam dengan sekat sehingga aliran air menjadi berbelok-belok dimaksudkan agar waktu tinggal air limbah lebih lama sehingga bakteri mempunyai waktu yang cukup untuk mendekomposisi limbah sehingga proses pengolahan limbah menjadi lebih efektif.
Kolam kontrol
                Dimaksudkan sebagai kontrol apakah limbah yang dihasilkan sudah cukup aman bagi organisme air. Di kolam kontrol direncanakan akan diisi dengan ikan dan tanaman enceng gondok. Penanaman tanaman enceng gondok dimaksudkan untuk menyerap sisa limbah organik atau senyawa hasil dekomposisi yang merupakan nutrien bagi tanaman tersebut. Harapannya kadar bahan organik yang ada dalam limbah akan berkurang dengan melewati keempat kolam tersebut.

Sketsa instalasi air limbah


Instalasi Pengolahan Air Limbah

Limbah dan sampah masih merupakan masalah yang ada di kalangan masyarakat. Bahkan pemerintah sendiri pun masih mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah pembuangan maupun tempat penampungan sampah ataupun limbah itu sendiri. 
Belum lagi gaya hidup dan kebiasaan masyarakat yang sudah menjadi tradisi yaitu suka “ membuang sampah sembarangan “ sangat sulit dikembalikan menjadi suatu kebiasaan yang baik.
Tujuan pembuatan instalasi air limbah
Kegiatan ini bertujuan untuk membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sederhana dengan tujuan mengurangi beban pencemaran lingkungan.
  • Instalasi ai limbah terdiri dari 4 bagian kolam yaitu :
  1.  Kolam persiapan
  2. Kolam penyaringan padatan
  3. Kolam kelok
Kolam control
. Kolam persiapan
                Yaitu kolam yang dimaksudkan untuk mengkondisikan aliran air yang akan memasuki IPAL. Selain itu, kolam persiapan ini juga berfungsi sebagai aliran silang. Apabila IPAL sedang tidak berfungsi maka aliran air limbah akan langsung dibuang tanpa diolah melalui pipa.
Kolam penyaringan padatan
                Yaitu kolam yang berfungsi untuk menyaring padatan-padatan agar tidak menempel di batubata karena dapat mengganggu proses dekomposisi. Kolam kelok yang berisi batubata dan merupakan media tempat tumbuhnya bakteri aerob merupakan tempat terjadinya dekomposisi (peruraian) limbah organik oleh bakteri
Kolam kelok
                Yaitu kolam dengan sekat sehingga aliran air menjadi berbelok-belok dimaksudkan agar waktu tinggal air limbah lebih lama sehingga bakteri mempunyai waktu yang cukup untuk mendekomposisi limbah sehingga proses pengolahan limbah menjadi lebih efektif.
Kolam kontrol
                Dimaksudkan sebagai kontrol apakah limbah yang dihasilkan sudah cukup aman bagi organisme air. Di kolam kontrol direncanakan akan diisi dengan ikan dan tanaman enceng gondok. Penanaman tanaman enceng gondok dimaksudkan untuk menyerap sisa limbah organik atau senyawa hasil dekomposisi yang merupakan nutrien bagi tanaman tersebut. Harapannya kadar bahan organik yang ada dalam limbah akan berkurang dengan melewati keempat kolam tersebut.
Sketsa instalasi air limbah

Instalasi Pengolahan Air Bersih

Kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan dan pinggiran kota untuk air minum, memasak , mencuci dan sebagiannya harus diperhatikan. Cara penjernihan air perlu diketahui karena semakin banyak sumber air yang tercemar baik dari rumah tangga maupun industri.
oleh karena itu saya mencoba membuat penjernihan air secara sederhana dengan cara penyaringan. Bahan penyaringan yang digunakan adalah batu, pasir, kerikil, arang tempurung kelapa, ijuk, dan lain-lain.
Cara Pembuatan
Membuat pipa penyaringan:
1. Ambil 2 pipa PVC diameter 0,75 inci dengan panjang 35 cm.
2. Pipa PVC dilubangi teratur sepanjang 20 cm.
3. Bagian dari pipa yang dilubangi dibalut dengan ijuk kemudian ijuk diikat dengan tali plastik
4. Salah satu ujung pipa dibuat ulir.
Gambar pipa penyaringan

Membuat drum pengendapan
1. Buat lubang dengan bor besi 10 cm dari dasar pada dinding drum untuk pipa penyaring.
2. Pasang pipa penyaring yang sudah dibalut pada soket yang sudah tersedia
3. Pasang kran
4. Buat lubang pada dasar drum dengan tutup.
Pemasangan pipa penyaring
1.            Pipa penyaring dipasang pada drum pengendapan dan penyaringan dengan jarak 10 cm dari dasar drum.
Pemasangan pipa penyaring
Membuat drum penyaring
1. Buat lubang untuk pemasangan pipa penyaring dengan jarak 10 cm dari dasar drum.
2. Isi drum berturut-turut dengan krikil setebal 20 cm, ijuk 5 cm, arang 10 cm, ijuk 10 cm dan potongan bata 10 cm.
Penyusunan drum endapan dan penyaringan
1. Drum pengendapan dan penyaringan disusun bertingkat.
2. Kran-kran ditutup dan air diisikan ke dalam drum pengendapan
3. Setelah 30 menit air dari drum pengendapan dialirkan ke dalam drum penyaringan.
4. Aliran air yang keluar dari drum penyaringan disesuaikan dengan masukan dari drum pengendapan.
Cara keja penyaringan
Keuntungan
Air hasil penyaringan cukup bersih untuk keperluan rumah tangga.
2. Membuatnya cukup mudah dan sederhana pemeliharaannya.
3. Bahan-bahan yang digunakan mudah didapatkan di daerah pedesaan.
Kerugian
Pemeliharaan memerlukan ketelitian dan cukup memakan waktu seperti :
a)      Drum pengendapan dan drum penyaring harus dibersihkan, jika aliran air yang keluar kurang lancar. Ijuk, kerikil, potongan bata, pasir dicuci bersih, kemudian dijemur sampai kering.
b)      Arang tempurung biasanya paling lama 3 bulan sekali harus diganti dengan yang baru.
c)       Tidak bisa digunakan untuk menyaring air yang mengandung bahan-bahan kimia seperti air buangan dari pabrik, karena cara ini hanya untuk menyaring air keruh, tapi bukan menyaring air yang mengandung zat kimia tertentu.
2. Untuk keperluan air minum harus dimasak terlebih dahulu sampai mendidih.

Sekian,semoga bermanfaat

Pot Tanaman Dari Limbah Styrofoam

Salam sejahtera teman-teman,disini saya ingin mencoba membuat suatu postingan tentang daur ulang limbah styrofoam yang saya pelajari dan sudah saya praktekkan sendiri,
langsung saja kita mulai, semoga berguna 


Perhatikan disekeliling rumah / kost / lingkungan kita , apakah ada limbah styrofoam ??

Mau kita kemanakan limbah styrofoam itu ??
Dibuang?? Dibakar?? Dibiarkan begitu saja??

Jika dibuang ke tempat sampah, ujung-ujungnya akan berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan akan menumpuk disana selamanya, karena styrofoam tidak bisa diurai oleh alam.
Jika dibakar, asap bakarannya bisa berakibat buruk bagi kesehatan, menimbulkan polusi udara, dan berpotensi menimbulkan gas  rumah kaca.
Jika dibuang sembarangan, limbah styrofoam akan bermuara ke laut dan merusak ekosistem laut.

Lalu apa yang bisa dilakukan jika di rumah / kost / lingkungan kita styrofoam sudah terlanjur  ada ?? ========èMengolah styrofoam menjadi pot tanaman
Beberapa keuntungan yang didapat :
  1. Limbah styrofoam akan terpakai sehingga tidak mencemari lingkungan.
  2. Menggunakan styrofoam  bisa mengurangi pemakaian pasir.
  3. Pot yang dibuat dari styrofoam bobotnya lebih ringan sehingga mudah sipindah-pindahkan.
Cara pembuatan:
  1. Styrofoam bekas diparut hingga menjadi serbuk-serbuk halus
  2. Campurkan serbuk styrofoam tadi dengan pasir dan semen dengan perbandingan styrofoam:pasir:semen= 5:3:2 (perbandingan bisa menggunakan gelas)
  3. Tambahkan air pada campuran diatas kira-kira sebanyak 1 gelas takaran (jangan terlalu banyak memberi air karena akan membuat adonan menjadi encer dan sulit dibentuk).
  4. Ambil pot plastik, lumuri pemukaan dalamnya dengan minyak goreng bekas atau minyak tanah (tujuan pelumuran ini untuk mencegah adonan styrofoam menempel pada permukaan pot).
  5. Setelah dilumuri saatnya membentuk adonan menjadi pot ( untuk pemadatannya bisa dengan cara ditekan-tekan dengan menggunakan tangan). Lakukan terus proses ini hingga seluruh permukaan dipenuhi adonan (setebal 1,5-2 cm)
  6. Diamkan “calon” pot selama minimal 1 hari 1 malam ditempat yang tidak terkena matahari langsung karena bisa retak . Setelah kering pot bisa dikeluarkan dari cetakan.
Hasil pot dari styofoam :